Kamis, 26 September 2013

Kirenius Cinta Tanpa Syarat

# CINTA TANPA SYARAT #

Lima tahun usia pernikahanku dengan Ellen sungguh masa yang sulit. Semakin hari semakin tidak ada kecocokan di antara kami. Kami bertengkar karena hal-hal kecil. Karena Ellen lambat membukakan pagar saat aku pulang kantor. Karena meja sudut di ruang keluarga yang ia beli tanpa membicarakannya denganku, bagiku itu hanya membuang uang saja.
Hari ini, 27 Agustus adalah ulang tahun Ellen. Kami bertengkar pagi ini karena Ellen kesiangan membangunkanku. Aku kesal dan tak mengucapkan selamat ulang tahun padanya, kecupan di keningnya yang biasa kulakukan di hari ulang tahunnya tak mau kulakukan. Malam sekitar pukul 19.00, Ellen sudah tiga kali menghubungiku untuk memintaku segera pulang dan makan malam bersamanya, tentu saja permintaannya tidak kuhiraukan.

Jam menunjukkan pukul 20.00 malam, aku merapikan meja kerjaku dan beranjak pulang. Hujan turun sangat deras, sudah larut malam tapi jalan di tengah kota Jakarta masih saja macet, aku benar-benar dibuat kesal oleh keadaan. Membayangkan pulang dan bertemu dengan Ellen membuatku semakin kesal! Akhirnya aku sampai juga di rumah pukul 24.00, dua jam perjalanan kutempuh yang biasanya aku hanya membutuhkan waktu satu jam untuk sampai di rumah.

Kulihat Ellen tertidur di sofa ruang keluarga. Sempat aku berhenti di hadapannya dan memandang wajahnya. ‘Ia sungguh cantik’ kataku dalam hati, ‘Wanita yang menjalin hubungan denganku selama tujuh tahun sejak duduk di bangku SMA yang kini telah kunikahi selama lima tahun, tetap saja cantik’. Aku menghela napas dan meninggalkan-nya pergi, aku ingat kalau aku sedang kesal sekali dengannya.
Aku langsung masuk ke kamar. Di meja rias istriku kulihat buku itu, buku coklat tebal yang dimiliki oleh istriku. Bertahun-tahun Ellen menulis cerita hidupnya pada buku coklat itu. Sejak sebelum menikah, tak pernah ia ijinkan aku membukanya. Inilah saatnya! Aku tak mempedulikan Ellen, kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi halaman secara acak.

14 Februari 1996. Terima kasih Tuhan atas pemberian-Mu yang berarti bagiku, Vincent, pacar pertamaku yang akan menjadi pacar terakhirku. Hmm. aku tersenyum, Ellen yakin sekali kalau aku yang akan menjadi suaminya.
6 September 2001. Tak sengaja kulihat Vincent makan malam dengan wanita lain sambil tertawa mesra. Tuhan, aku mohon agar Vincent tidak pindah ke lain hati. Jantungku serasa mau berhenti…

23 Oktober 2001. Aku menemukan surat ucapan terima kasih untuk Vincent, atas candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita dengan nama Melly. Siapakah dia Tuhan? Bukakanlah mataku untuk apa yang Kau kehendaki agar aku ketahui. Jantungku benar-benar mau berhenti. Melly, wanita yang sempat dekat denganku di saat usia hubunganku dengan Ellen telah mencapai lima tahun. Melly, yang karenanya aku hampir saja mau memutuskan hubunganku dengan Ellen karena kejenuhanku. Aku telah memutuskan untuk tidak bertemu dengan Melly lagi setelah dekat dengannya selama empat bulan, dan memutuskan untuk tetap setia kepada Ellen. Aku sungguh tak menduga kalau Ellen mengetahui hubunganku dengan Melly.
4 Januari 2002. Aku dihampiri wanita bernama Melly, Ia menghinaku dan mengatakan Vincent telah selingkuh dengannya. Tuhan, beri aku kekuatan yang berasal daripada-Mu. Bagaimana mungkin Ellen sekuat itu, ia tak pernah mengatakan apapun atau menangis di hadapanku setelah mengetahui aku telah mengkhianatinya. Aku tahu Melly, dia pasti telah membuat hati Ellen sangat terluka dengan kata-kata tajam yang keluar dari mulutnya. Nafasku sesak, tak mampu kubayangkan apa yang Ellen rasakan saat itu.

14 Februari 2002. Vincent melamarku di hari jadi kami yang ke-6. Tuhan apa yang harus kulakukan? Berikan aku tanda untuk keputusan yang harus kuambil.
14 Februari 2003. Hari minggu yang luar biasa, aku telah menjadi Nyonya Alexander Vincent Winoto. Terima kasih Tuhan!
18 Juli 2005. Pertengkaran pertama kami sebagai keluarga. Aku harap aku tak kemanisan lagi membuatkan teh untuknya. Tuhan, bantu aku agar lebih berhati-hati membuatkan teh untuk suamiku.

7 April 2006. Vincent marah padaku, aku tertidur pulas saat ia pulang kantor sehingga ia menunggu di depan rumah agak lama. Seharian aku berada di mall mencari jam idaman Vincent, aku ingin membelikan jam itu di hari ulang tahunnya yang tinggal dua hari lagi. Tuhan, beri kedamaian di hati Vincent agar ia tidak marah lagi padaku, aku tak akan tidur di sore hari lagi kalau Vincent belum pulang walaupun aku lelah. Aku mulai menangis, Ellen mencoba membahagiakanku tapi aku malah memarahinya tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Jam itu adalah jam kesayanganku yang kupakai sampai hari ini, tak kusadari ia membelikannya dengan susah payah.

15 November 2007. Vincent butuh meja untuk menaruh kopi di ruang keluarga, dia sangat suka membaca di sudut ruang itu. Tuhan, bantu aku menabung agar aku dapat membelikan sebuah meja, hadiah Natal untuk Vincent. Aku tak dapat lagi menahan tangisku, Ellen tak pernah mengatakan meja itu adalah hadiah Natal untukku. Ya, ia memang membelinya di malam Natal dan menaruhnya hari itu juga di ruang keluarga. Aku sudah tak sanggup lagi membuka halaman berikutnya. Ellen sungguh diberi kekuatan dari Tuhan untuk mencintaiku tanpa syarat.
Aku berlari keluar kamar, kukecup kening Ellen dan ia terbangun. ‘Maafkan aku Ellen, Aku mencintaimu, Selamat ulang tahun...’

Saudaraku yang terkasih, setiap orang melakukan hal-hal yang mengganggu atau menyakiti perasaan orang lain, misalnya komentar bodoh, kebohongan, atau gerutuan yang dilontarkan pada saat-saat menegangkan. Kalau kita punya kelemahan dalam mengatakan 'maaf', hal-hal kecil yang mengganggu tersebut akan terakumulasi dan bisa menghancurkan sebuah hubungan. Tetapi sebuah aksi sederhana untuk meminta maaf dapat meletakkan kembali itikad baik dalam hubungan, bahkan ketika dosa-dosa kita sudah menumpuk.

Setiap permohonan maaf perlu dilakukan dengan benar. Permintaan maaf yang tidak tulus, berpura-pura, atau asal saja diucapkan bisa menimbulkan kerusakan yang lebih parah daripada kesalahan awalnya sendiri. Untungnya, seni meminta maaf yang efektif sebenarnya mudah saja dipelajari, dan jika Anda memahaminya, hal itu bisa sangat membantu membangun hubungan percintaan yang solid dengan pasangan Anda.

1 Korintus 13:4-7 
13:4 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. 
13:5 Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. 
13:6 Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. 
13:7 Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala

Senin, 23 September 2013

Cinta Tanpa Syarat

# CINTA TANPA SYARAT #

Lima tahun usia pernikahanku dengan Ellen sungguh masa yang sulit. Semakin hari semakin tidak ada kecocokan di antara kami. Kami bertengkar karena hal-hal kecil. Karena Ellen lambat membukakan pagar saat aku pulang kantor. Karena meja sudut di ruang keluarga yang ia beli tanpa membicarakannya denganku, bagiku itu hanya membuang uang saja.
Hari ini, 27 Agustus adalah ulang tahun Ellen. Kami bertengkar pagi ini karena Ellen kesiangan membangunkanku. Aku kesal dan tak mengucapkan selamat ulang tahun padanya, kecupan di keningnya yang biasa kulakukan di hari ulang tahunnya tak mau kulakukan. Malam sekitar pukul 19.00, Ellen sudah tiga kali menghubungiku untuk memintaku segera pulang dan makan malam bersamanya, tentu saja permintaannya tidak kuhiraukan.

Jam menunjukkan pukul 20.00 malam, aku merapikan meja kerjaku dan beranjak pulang. Hujan turun sangat deras, sudah larut malam tapi jalan di tengah kota Jakarta masih saja macet, aku benar-benar dibuat kesal oleh keadaan. Membayangkan pulang dan bertemu dengan Ellen membuatku semakin kesal! Akhirnya aku sampai juga di rumah pukul 24.00, dua jam perjalanan kutempuh yang biasanya aku hanya membutuhkan waktu satu jam untuk sampai di rumah.

Kulihat Ellen tertidur di sofa ruang keluarga. Sempat aku berhenti di hadapannya dan memandang wajahnya. ‘Ia sungguh cantik’ kataku dalam hati, ‘Wanita yang menjalin hubungan denganku selama tujuh tahun sejak duduk di bangku SMA yang kini telah kunikahi selama lima tahun, tetap saja cantik’. Aku menghela napas dan meninggalkan-nya pergi, aku ingat kalau aku sedang kesal sekali dengannya.
Aku langsung masuk ke kamar. Di meja rias istriku kulihat buku itu, buku coklat tebal yang dimiliki oleh istriku. Bertahun-tahun Ellen menulis cerita hidupnya pada buku coklat itu. Sejak sebelum menikah, tak pernah ia ijinkan aku membukanya. Inilah saatnya! Aku tak mempedulikan Ellen, kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi halaman secara acak.

14 Februari 1996. Terima kasih Tuhan atas pemberian-Mu yang berarti bagiku, Vincent, pacar pertamaku yang akan menjadi pacar terakhirku. Hmm. aku tersenyum, Ellen yakin sekali kalau aku yang akan menjadi suaminya.
6 September 2001. Tak sengaja kulihat Vincent makan malam dengan wanita lain sambil tertawa mesra. Tuhan, aku mohon agar Vincent tidak pindah ke lain hati. Jantungku serasa mau berhenti…

23 Oktober 2001. Aku menemukan surat ucapan terima kasih untuk Vincent, atas candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita dengan nama Melly. Siapakah dia Tuhan? Bukakanlah mataku untuk apa yang Kau kehendaki agar aku ketahui. Jantungku benar-benar mau berhenti. Melly, wanita yang sempat dekat denganku di saat usia hubunganku dengan Ellen telah mencapai lima tahun. Melly, yang karenanya aku hampir saja mau memutuskan hubunganku dengan Ellen karena kejenuhanku. Aku telah memutuskan untuk tidak bertemu dengan Melly lagi setelah dekat dengannya selama empat bulan, dan memutuskan untuk tetap setia kepada Ellen. Aku sungguh tak menduga kalau Ellen mengetahui hubunganku dengan Melly.
4 Januari 2002. Aku dihampiri wanita bernama Melly, Ia menghinaku dan mengatakan Vincent telah selingkuh dengannya. Tuhan, beri aku kekuatan yang berasal daripada-Mu. Bagaimana mungkin Ellen sekuat itu, ia tak pernah mengatakan apapun atau menangis di hadapanku setelah mengetahui aku telah mengkhianatinya. Aku tahu Melly, dia pasti telah membuat hati Ellen sangat terluka dengan kata-kata tajam yang keluar dari mulutnya. Nafasku sesak, tak mampu kubayangkan apa yang Ellen rasakan saat itu.

14 Februari 2002. Vincent melamarku di hari jadi kami yang ke-6. Tuhan apa yang harus kulakukan? Berikan aku tanda untuk keputusan yang harus kuambil.
14 Februari 2003. Hari minggu yang luar biasa, aku telah menjadi Nyonya Alexander Vincent Winoto. Terima kasih Tuhan!
18 Juli 2005. Pertengkaran pertama kami sebagai keluarga. Aku harap aku tak kemanisan lagi membuatkan teh untuknya. Tuhan, bantu aku agar lebih berhati-hati membuatkan teh untuk suamiku.

7 April 2006. Vincent marah padaku, aku tertidur pulas saat ia pulang kantor sehingga ia menunggu di depan rumah agak lama. Seharian aku berada di mall mencari jam idaman Vincent, aku ingin membelikan jam itu di hari ulang tahunnya yang tinggal dua hari lagi. Tuhan, beri kedamaian di hati Vincent agar ia tidak marah lagi padaku, aku tak akan tidur di sore hari lagi kalau Vincent belum pulang walaupun aku lelah. Aku mulai menangis, Ellen mencoba membahagiakanku tapi aku malah memarahinya tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Jam itu adalah jam kesayanganku yang kupakai sampai hari ini, tak kusadari ia membelikannya dengan susah payah.

15 November 2007. Vincent butuh meja untuk menaruh kopi di ruang keluarga, dia sangat suka membaca di sudut ruang itu. Tuhan, bantu aku menabung agar aku dapat membelikan sebuah meja, hadiah Natal untuk Vincent. Aku tak dapat lagi menahan tangisku, Ellen tak pernah mengatakan meja itu adalah hadiah Natal untukku. Ya, ia memang membelinya di malam Natal dan menaruhnya hari itu juga di ruang keluarga. Aku sudah tak sanggup lagi membuka halaman berikutnya. Ellen sungguh diberi kekuatan dari Tuhan untuk mencintaiku tanpa syarat.
Aku berlari keluar kamar, kukecup kening Ellen dan ia terbangun. ‘Maafkan aku Ellen, Aku mencintaimu, Selamat ulang tahun...’

Saudaraku yang terkasih, setiap orang melakukan hal-hal yang mengganggu atau menyakiti perasaan orang lain, misalnya komentar bodoh, kebohongan, atau gerutuan yang dilontarkan pada saat-saat menegangkan. Kalau kita punya kelemahan dalam mengatakan 'maaf', hal-hal kecil yang mengganggu tersebut akan terakumulasi dan bisa menghancurkan sebuah hubungan. Tetapi sebuah aksi sederhana untuk meminta maaf dapat meletakkan kembali itikad baik dalam hubungan, bahkan ketika dosa-dosa kita sudah menumpuk.

Setiap permohonan maaf perlu dilakukan dengan benar. Permintaan maaf yang tidak tulus, berpura-pura, atau asal saja diucapkan bisa menimbulkan kerusakan yang lebih parah daripada kesalahan awalnya sendiri. Untungnya, seni meminta maaf yang efektif sebenarnya mudah saja dipelajari, dan jika Anda memahaminya, hal itu bisa sangat membantu membangun hubungan percintaan yang solid dengan pasangan Anda.

1 Korintus 13:4-7 
13:4 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. 
13:5 Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. 
13:6 Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. 
13:7 Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala

Senin, 16 September 2013

Kisah Lagu Sentuh Hatiku, Oleh Kirenius



SENTUH HATIKU (JASON IRWANTO CHANG)
Published On Desember, 14 2012 | By Kezia
http://www.majalahpraise.com/images/content/jason-1.jpg    Jason lahir pada tanggal 10 Agustus 1979. Masa kecilnya penuh dengan penderitaan, ia terlahir dari keluarga yang belum mengenal Tuhan. Proses pertobatan pria yang memiliki nama lengkap Jason Irwanto Chang ini diawali ketika ia mendengar lagu ‘Haleluya 12x’ di sebuah retreat yang ia ikuti. Melalui lagu singkat itu ia menyadari kehadiran Tuhan dalam hidupnya. Setelah mengenal Tuhan, ia menyerahkan seluruh hidupnya untuk melayani Tuhan sepenuh waktu.
    Panggilan Tuhan dalam hidupnya sudah dimulai sejak Jason masih kuliah sambil bekerja. Jason sempat sakit 2 minggu dan selama 3 hari berturut-turut bermimpi bertemu dengan seorang petani yang sedang bekerja di ladangnya, serta menyuruhnya bekerja di situ. Ketika itu seorang temannya datang dan mengingatkan nazarnya untuk menjadi hamba Tuhan.
    Pria yang pernah bercita-cita membuka restoran ini, awalnya tak berniat untuk menjadi penyanyi rohani. Tetapi Tuhan menunjukkan rencanaNya. Bermula ketika ia mengikuti lomba nyanyi lagu Dangdut tahun 1996 di daerah Banten. Mulai saat itu ia fokus pada dunia tarik suara.
    Lagu ‘Sentuh Hatiku’ yang dirilis tahun 2006 telah membuatnya dikenal orang. Apalagi setelah dinyanyikan oleh Maria Shandi dengan suaranya yang khas membuat lagu ini hits di tahun 2008. Sehingga mendapat anugerah penghargaan dari IGMA untuk kategori ‘Song of the Year’ dan ‘Journalist Choice Song of the Year’. Sebelumnya, Jason tak pernah menyadari kalau lagu ini bisa booming. Kini Jason tak hanya menjadi pemuji tapi juga pengkotbah di ibadah kaum muda atau remaja. Meskipun sudah menjadi penyanyi dan pengkotbah, tapi Jason tetaplah sederhana dan rendah hati. Ia tidak pernah menolak untuk diundang melayani dimanapun.

‘Sentuh Hatiku’ Diambil Dari True Story
http://www.majalahpraise.com/images/content/jason_1-edit.jpg    Lagu ‘Sentuh Hatiku’ mempunyai cerita yang sungguh menyentuh hati kita semua. Lagu ini merupakan refleksi hidup yang diilhami oleh kisah seorang gadis, teman sekolah Jason, yang diperkosa ayah kandungnya sendiri hingga hamil. Gadis yang tidak mau disebutkan identitasnya ini awalnya tidak bisa mengampuni perbuatan ayah, meskipun dilakukan dengan tidak sengaja, karena saat itu ayahnya dalam kondisi mabuk berat. Tetapi apa yang dilakukan ayahnya tersebut telah menghancurkan masa depannya. Gadis tersebut sempat mau bunuh diri. Bahkan karena musibah yang menimpanya itu, kemudian gadis ini menjadi gila dan dipasung dengan rantai di rumahnya selama belasan tahun lamanya.
    Jason sering datang dan mendoakan sahabatnya itu sambil sesekali menulis lirik lagu. Waktupun berlalu. Jason pun pindah kota dan mulai sibuk dengan kegiatannya sendiri. Suatu ketika anak perempuan itu menelponnya dan ia sangat terkejut. Karena setahunya, anak perempuan itu gila dan juga dipasung. Mengapa bisa lepas bahkan menelponnya?
    Akhirnya anak perempuan itupun bercerita. Suatu hari, rantai yang membelenggu dia bertahun-tahun itu, entah karena sudah berkarat atau apa, tiba-tiba lepas. Satu hal yang langsung diingatnya saat itu adalah ingin membunuh ayahnya. Tetapi waktu dia bangun, ia melihat Tuhan Yesus dengan jubah putihnya, berkata : “Kamu harus memaafkan papamu!” Anak  perempuan itu mengatakan tidak bisa. Ia pun terus menangis, memukul dan berteriak sampai akhirnya Tuhan Yesus memeluk dia sambil berkata : “Aku mengasihimu”. Walaupun bergumul, akhirnya anak perempuan itupun bisa memaafkan ayahnya. Mereka sekeluarga menangis terharu melihat apa yang telah dibuat Tuhan dalam memulihkan keluarga mereka. Apalagi hal itu terjadi sebelum ayahnya meninggal karena stroke.
     Kisah nyata ini sangat luar biasa. Betapa tidak, kasih Tuhan dapat menyentuh hatinya yang paling dalam. Kebencian diganti dengan luapan kasih Tuhan sehingga anak perempuan itu dapat mengampuni bahkan menceritakan kasih Tuhan dalam hidupnya. Ketika dia menoleh ke belakang hidupnya, hal itu tidak membuatnya pahit lagi. Awal lirik lagu ‘Sentuh Hatiku’ benar-benar merupakan kesaksian hidup seseorang yang disentuh kasih Tuhan: “Betapa ku mencintai, segala yang t’lah terjadi...” Apakah peristiwa kelam yang lalu membuat Saudara saat ini hidup dalam kepahitan ? Izinkan Kasih Agape Tuhan itu menjamah Saudara saat ini dan mengubah hidup Saudara sehingga menjadi baru. (Sumber : Praise #3 & #6) (kisah selengkapnya dapat dibaca di Story Behind The Song terbitan Yis Production).

Lirik & Chord Lagu ini dapat dilihat di SONGS

Betapa ku mencintai
Segala yang t’lah terjadi
Tak pernah sendiri
Jalani hidup ini
Selalu menyertai
Betapa ku menyadari
Di dalam hidupku ini
Kau selalu memberi
Rancangan terbaik
Oleh karena kasih..
Reff :
Bapa.. sentuh hatiku
Ubah hidupku
Menjadi yang baru
Bagai.. emas yang murni
Kau membentuk bejana hatiku
Bapa.. ajarku mengerti
Sebuah kasih yang selalu memberi
Bagai air mengalir
Dan tiada pernah berhenti..

Sumber : www.majalahpraise.com

Senin, 24 Juni 2013

KISAH CINTA KIRENIUS TIDAK DIRESTUI ORANG TUA

Saya siap jika anda ingin mendengar kesaksian saya, yang amat menyedihkan dan menyulitkan ini. Hati kami seperti benag kusut. Sampai saat ini saya berdoa dan sambil bekerja (berjuang mendapatkan cintanya kembali) Kegigihan saya dan kesetiaan saya sangat teruji. Saya ingin memotivasi dan menguatkan anda dan memberi pemahaman kepada semua orang tua Kristen di Indonesia dan dunia.
 Cinta kami diputuskan dengan paksa dan keputusan yang diambil kekasih saya adalah keputusan yang campur aduk dan keputusan itu harus diambil bahkan sudah bulat. Untuk kembali tidak muingkin menurut pikiran manusia, tapi kami hanya bereserah penuh kepada Tuhan yang mempunyai segalanya. Entah sampai kapan Tuhan akan menjawab doa saya, tunggu waktu-Nya saja. Jika kami berjodoh pasti kekasih saya akan kembali pada saya, cepata atau lambat waktunya.
Kisah ini membuatku amat deperesi dan luka mendalam karena cintaku padanya yang tulus dan murni. selama 5 tahun cinta itu kami pelihara, apakah cinta ini sia-sia sampai disini.

Hubungi saya : 081228278005= E-mail: kirenius0909@gmail.com

Pengkhotbah Muda

Jika saudara membutuhkan pengkhotbah bagi kaum muda diseluruh indonesia, kami dari team Yosua Ministry siap melayani anda. Pelayanan kami mencakup berbagai hal. Sekolah Minggu, Pemuda-Pemudi, Ibadah Umum dan komunitas lainnya.
Team kami juga lengkap dengan Bandnya, band kami kami beri nama CMA BAND. Untuk pelayanan kaum muda kami beri nama Yosua Ministry Youth dan masih banyak lagi anggota lainnya.
jika anda hendak mengundang kami hubungi kami melalui HP: 081228278009. e-mail: kirenius0909@gmail.com. E-mail Yosua Ministry saat ini sedang di perbaiki. Untuk sementara kami pakai email ketua yosua ministry.
Pemberitahuan undang pengkhotbah pribadi juga tersedia, bagi gereja yang memerlukannya dan bersama team juga ada.

Terima Kasih atas perhatiannya.

Tuhan Yesus Memberkati.