Kamis, 06 Desember 2012


PROLOG ORANG SAMARIA YANG MURAH HATI

Oleh : Kirenius, S.PdK.

Lukas 10:25-37

Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, ia bertanya tentang cara memperoleh hidup kekal. Yesus pun berkata kepadanya apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Dan apa yang kamu babaca disana?. Kemudian ahli Taurat itu menjawab "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." Yesus pun membenarkan jawabannya itu, dan Yesus memberi perintah supaya ia melakukannya. Jika ia melakukannya, maka Yesus berkata seorang ahli Taurat itu akan hidup. Tetapi ahli Taurat itu berusaha membenarkan dirinya, dan bertanya kepada Yesus, katanya: “siapakah sesamaku manusia?”.  Kemudian mulailah Yesus menceritakan seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho yang jatuh ke tangan penyamun-penyamun dan merampoknya habis-habisan serta memukulnya sampai tidak berdaya (setengah mati). Setelah dirampok dan dipukul babak belur tidak ada satu orang pun yang mau menolong dia baik seorang imam, bahkan orang lewiyang sedang melewati jalan it, mereka hanya melewatinya saja dan tidak mau menolongnya.
Lalu ketika seorang Samaria itu melewati tempat itu, ia melihat orang tersebut sudah tidak berdaya lagi maka “tergeraklah hatinya oleh belas kasihan”. Orang Samaria itu pun menolongnya dan membalut lukanya, kemudian ia menyiram luka dengan minyak dan anggur. Kemudia ia menaikan orang itu ke atas keledai yang ditungganginya, lalu membawa orang itu ketempat penginapan dan merawatnya. Tidak hanya sampai disitu saja, keesokkan harinya orang Samaria itu menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan tersebut. Dan orang Samaria itu berkata: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya waktu aku kembali. Jadi saudara-saudara, siapakah dari ketiga orang tersebut sesamamu manusia?. Orang tersebut adalah: “orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepada orang dipukul tadi”. Maka dari itulah saudara-saudaraku yang kekasih , Yesus memerintahkan kepada kita untuk melakukannya. Jadi  “PERGI DAN PERBUATLAH DEMIKIAN”.

AMIN.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar